Teman-teman, namaku adalah Ardhinareswari Mahendrata. Aku biasa dipanggil Dhinang. Aku dulu pernah menyumbangkan opiniku di sini dengan judul Self Respect. Kali ini, aku terdorong untuk mengutarakan opiniku lagi.
Kebetulan hari ini aku sakit dan tidak masuk sekolah. Lalu, aku menonton siaran grand final sidang Pansus Century di TV. Yah, kasus ini memang sedang heboh-hebohnya di tanah air kita.
Di luar Gedung DPR-MPR Senayan, terjadi bentrokan antar pengunjuk rasa dengan polisi. Ngapain mereka di depan Gedung DPR-MPR sampai bentrok dengan polisi? Ya apalagi kalau bukan melontarkan protes seputar kasus Bank Century, bank yang hampir bangkrut dan kabarnya, pemerintah mengeluarkan kocek yang cukup besar untuk menyelamatkannya. Besarnya itu gak tanggung-tanggung, yaitu Rp 6,7 triliyun. Pantas saja rakyat gusar.
Rupanya, gak hanya di depan Gedung DPR-MPR saja yang terjadi kericuhan. Di dalam ruang sidang pun juga! Masak ya, aku lihat, bapak-bapak yang katanya PEJABAT itu NAIK-NAIK KE ATAS MEJA, TERIAK-TERIAK, usai keputusan sidang dibacakan, seakan-akan tidak setuju dengan hasil sidang. Yah, aku memang cuma anak ingusan yang gak tau apa-apa tentang perekonomian ataupun politik di negara ini. Tapi aku sudah punya akal sehat untuk memahami tayangan-tayangan di TV. Setelah melihat siaran mengenai kericuhan rapat Pansus Century itu, aku jadi sedih.BEGINIKAH KELAKUAN PEMIMPIN NEGRI KITA?TERIAK-TERIAK GA KARUAN SEPERTI TIDAK PUNYA ETIKA?Aku kira yang namanya pejabat yang duduk di pemerintahan adalah orang-orang terpilih yang berpendidikan tinggi.
Aku percaya, tidak semua pejabat di pemerintahan seperti itu,pasti masih banyak kok om-om dan tante-tante di DPR MPR yang berjiwa baik. Untuk itu, kita sebagai generasi penerus bangsa, jadilah insan yang berguna dan nggak hanya memanfaatkan jabatan tinggi untuk menelan uang atau numpang terkenal, tapi juga menjadi wakil rakyat yang budiman. 15-30 tahun lagi, generasi kita loh yang akan duduk di DPR MPR! Jangan bikin malu Bung Karno, Bung Hatta, dan lainnya!

Komentar (0)