“The future is not some place we are going to, but one we are creating. The paths are not to be found, but made, and the activity of making them, changes both the maker and the destination.”
-John Schaar
Siapa sih remaja yang gak pengen untuk menjadi seorang “Pembawa Perubahan” atau dengan bahasa kerennya lebih dikenal sebagai “Changemaker”?
Pasti pengen dong! Mungkin hampir setiap remaja ingin menjadi seorang “Changemaker”, membawa perubahan bagi lingkungannya dan bermanfaat bagi setiap orang di sekelilingnya. Siapa pun pasti ingin dan mau menjadi seorang “Changemaker” apalagi kalau bisa terkenal, beken, eksis dan lain sebagainya, siapa yang gak pengen coba? Tapi mungkin kita sendiri sebagai seorang remaja belum semua tahu bagaimana untuk menjadi seorang “Changemaker”. Karena, ya tahu sendiri kan yang namanya membuat suatu perubahan itu gak segampang membalikkan telapak tangan, karena hal itu semua harus dicapai tidak hanya dengan usaha dan kerja keras, tapi harus juga disertai dengan berbagai pengorbanan. But, no pain no gain, right?
Untuk menjadi seorang remaja “Changemaker” kita gak perlu sejenius Einstein kok, asal kita kreatif dan mampu kerja keras maka semua itu dapat dicapai, seperti kata orang bijak :”Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras.”. Maka dari itu, kita GAK BOLEH BANGET cuman bermales-malesan dan hanya bisa bermimpi untuk melakukan sesuatu tapi gak di realisasi, hanya bisa menjadi “penonton” dan melongo melihat perubahan yang ada tanpa bisa berbuat sesuatu yang berguna. Get up! Sekarang bukan saatnya lagi kita sebagai remaja cuman bisa bermimpi doang dan hanya menjadi “penonton” dan cuman bisa melongo! Ini saatnya kita mengambil tindakan untuk membawa perubahan! “Stop dreaming, start action” itulah kata kuncinya!
Untuk menjadi seorang “Changemaker”, maka hal-hal yang diperlukan untuk membawa perubahan antara lain:
1. Niat. Sebagai awal untuk membawa perubahan adalah niat dan juga tekad yang kuat. Tanpa adanya niat dan tekad yang kuat, apa pun yang kita lakukan hanya bakal berhenti di tengah jalan, gak akan selesai-selesai.
2. Kerja keras. Seperti yang telah ditulis sebelumnya, kerja keras adalah hal yang terpenting untuk bisa membawa perubahan. Tanpa adanya kerja keras, maka kita tidak akan pernah mencapai perubahan yang diinginkan. Oleh karena itu, JANGAN MALES!
3. Kreatif. Untuk membawa perubahan, kita sebagai remaja haruslah mampu berfikir kreatif, karena untuk membawa suatu perubahan kita perlu ide-ide kreatif dan segar sehingga apa yang kita lakukan tidak hanya sekedar melanjutkan apa yang telah dilakukan, tetapi kita melakukan sesuatu yang baru untuk mencapai perubahan itu sendiri.
4. Cuek. Jangan hiraukan apa kata orang lain yang mencela semua ide kita, karena hal itu hanya akan “menghancurkan” pribadi kreatif kita. Sampaikanlah apa yang ingin kita aspirasikan, asalkan hal itu bermanfaat bagi orang banyak dan sesuai dengan etika. Tapi, kita juga tidak boleh terlalu cuek terhadap kritik dan saran dari orang lain, namun jadikanlah semacam referensi untuk memperbaiki kesalahan dan melengkapi ide-ide kita agar lebih sempurna.
5. Berani. Jangan takut untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi atau pun ide-ide kita, karena dengan keberanian kita dapat membawa suatu perubahan. Jika kita terlalu dikuasai dengan rasa takut, maka bagaimana bisa kita membawa perubahan?
6. Bergaul. Untuk dapat mempengaruhi orang lain agar mereka mendukung perubahan yang kita lakukan maka kita harus memperluas pergaulan kita. Karena dengan cara itu selain mereka dapat mengenal kita dan menambah teman, mereka juga dapat mengerti apa yang kita sampaikan dan kita lakukan untuk mencapai perubahan. Dengan begitu mereka dapat mendukung perubahan yang kita lakukan.
Masih banyak lagi cara-cara untuk menjadi seorang remaja “Changemaker”. Semoga saja tulisan ini bermanfaat bagi kita semua. Ayo menjadi remaja “Changemaker”!

Komentar (1)
wah…remaja changemaker! Oke let’s try it!
12 March 2010