Kita Harus Bangga

Ditulis pada 4 March 2010 oleh Nisa Noorlela

Indonesia tanah air beta, pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala , tetap di puja-puja bangsa
Disana tempat lahir beta, di buai di besarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua , hingga akhir menutup mata

Ketika mendengarkan lagu itu sangatlah syahdu dan menggugah jiwa sekali, karena lagu Indonesia Pusaka ciptaan bapak Ismail Marzuki itu menjadi berbeda. Karena di nyanyikan spesial dan di aransemen ulang oleh Afgan saat di salah satu acara remaja lalu. Mendengar lagu itu semakin menyemangatkan diri ini untuk bisa bangga dengan bangsaku tercinta ini Indonesia.

Saya mengibaratkan negeri ini bagaikan sekotak krayon yang berisi 33 batang krayon yang berbeda-beda, tentu dengan warna yang beragam (tidak ada yang sama). Krayon itu bisa memberikan warna indah dan bagus ketika di goreskan ke selembar kertas. Bahkan bila kita berbakat untuk menyoret krayon itu dengan baik, lukisan hasil kreasi itu akan menghasilkan nilai ekonomi yang luar biasa. Tidak percaya? Coba saja sendiri. Jangan kan, melukis dengan bakat. Melukis abstrak saja bisa menarik minat kolektor lukisan.

Sama halnya dengan negeri ku tercinta ini, memiliki 33 provinsi yang sangat beragam akan budaya, seni, sosial, ekonomi, kuliner dan masih banyak lagi. Setiap dari 33 provinsi itu memilki keunikannya masing-masing. Belum lagi kelebihan atau kekayaan alamnya yang sangat memesona. Hanya saja, kita semua belum tahu semuanya secara mendalam. Saya yakin kita semua baru mengenal beberapa, yang terkenal saja. Belum mengenal hingga pelosok-pelosok. Bayangkan kita sudah mnegenal akan indahnya Pulau Bali, Candi Borobudur, Wisata kota Batu, Tugu Monas, dan Pasar terapung. Dari enam tempat wisata yang saya sebutkan itu saja sudah mewakilakan ragamnya tempat wisata di luasnya negeri Indonesia ini. Belum lagi kita akan mengenal tempat wisata yang lebih indah daripada itu, misalnya pulau Belitung, Raja Ampat, Pantai Senggigi. Sungguh indahnya alam semesta ini.

Itu baru di pandang dari sisi pariwisata saja, belum lagi dari sisi kebudayaannya yang unik, banyak pengetahuan dan pengalaman yang tak terlupkan bila ingin mendalami sebuah kebudayaan di tiap provinsinya. Di tambah lagi dengan mengenal ragam kuliner yang menggoda lidah untuk menyantapnya. Sungguh yah, Indonesia itu luas dan kaya sekali dengan berbagai hal.

Kembali lagi ke filosopi sekotak krayon tadi. Sebatang krayon, memilki warnanya sendiri, tak pernah mempunyai warna yang sama (kembar ) dengan krayon yang lainnya. Krayon itu tadi memiliki arti/ makna yang berbeda. Dimana setiap kali kita menggoreskan krayon itu ke selembar kertas, tidak semua kan kita pakai. Pasti krayon yang kita ambil, sesuai kebutuhan kita. Misalkan, menggambarkan batang pohon, kita mengambil krayon warna coklat saja. Tidak mungkin kan batang pohon kita gambarkan dengan warna merah. Tapi, tetap saja semua batang krayon itu di perlukan, walaupun di saat yang berbeda-beda.

Dengan bangsa ini pun sama, setiap provinsi memilki kelebihan yang berbeda-beda pula. Contohnya Kalimantan Tengah memilki hasil tambang batu bara yang melimpah, kemudian di Sungai Kahayannya memiliki kekayaaan alam yang sangat mahal yaitu emasnya.Belum lagi ke pedalaman desanya yang memilki kebun karet yang harga nya bisa naik daun. Apalagi kita mengenal Bangka Belitung, di sana merupakan penghasil biji timah yang luar biasa. Tambah lagi pesona alam pulau Belitung yang menarik minat wisatawan, sehingga meningkatkan nilai ekonomi para pengusaha di sana. Itu baru dua tempat yang sedikit saya jabarkan, belum lagi dengan 31 provinsi lainnya. Sungguh benar-benar kayakan, Indonesia ini ?

Indonesia juga kaya akan seni tradisionalnya, contohnya ada tarian Jaipong, tarian manasai, tari Mandau . Tentu, setiap tarian itu memilki makna yang berbeda-beda. Karena keunikan dan menariknya tarian itu, tak sedikit pula wisatawan asing yang ikut belajar dan mempraktekkan tarian itu . Wisatawan asing saja mau mengenal seni tarian Indonesia. Masa generasi calon pemimpin bangsa ini nggak mau mengenalnya? Apa tunggu di klaim oleh bangsa lain dulu baru kita mengakui akan ragam serta uniknya kesenian tradisional di bangsa ini?

Jangankan untuk kesenian, pariwisata, kuliner, budaya dan sosial saja. Prestasi-prestasi yang dimiliki oleh negeri ini pun banyak. Begitu banyaknya pemuda Indonesia yang sudah bisa mengharumkan negeri ini hingga dunia Internasional, contohnya saja Gita Gutawa yang sudah tidak bisa di pungkiri lagi prestasinya , ia sering tampil dan mendapatkan penghargaan di berbagai negeri . Memang bila membicarakan kekayaan Indonesia, tidak akan ada habisnya.

Bila kita semua mau mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan alam negeri ini. Pasti lah para pahlawan termasuk pencipta lagu Indonesia Pusaka itu kan tersenyum bangga dan puas karena memiliki generasi muda yang mau peduli dan bangga dengan negerinya sendiri. Indonesia itu bagaikan sekotak krayon yang memiliki keindahan warna yang beragam, unik dan membanggakan. Mau alasan apalagi kalo Kamu malu dengan negeri mu sendiri? Toh, mulai kamu di lahirkan, di besarkan dan di hari tua nanti kita akan terus berkaitan dengan negeri ini. So, kita harus bangga dong dengan negeri sendiri.


Komentar (0)

 


two × 8 =