<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Shout! &#124; Indonesian Youth Conference</title>
	<atom:link href="http://shout.indonesianyouthconference.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://shout.indonesianyouthconference.org</link>
	<description>Saatnya Suara Kita Didengar!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Apr 2012 04:21:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Words Can Kill</title>
		<link>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/muthiahi/8780-words-can-kill/</link>
		<comments>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/muthiahi/8780-words-can-kill/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 04:20:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muthia Huda Islami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shout.indonesianyouthconference.org/?p=8780</guid>
		<description><![CDATA[Di saat orang-orang bilang bahwa lo jelek, lo bodoh, lo sangat tidak berbakat, yeah saat mereka mengatakan hal-hal yang bisa membuat lo merasa buruk. You&#8217;ll feel it&#8217;s like something stronger than storm has hit you hard. Padahal hal yang lebih kuat dari badai itu, yang dimaksud gue itu, hanyalah kata. Words. Mereka hanyalah kata. But [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di saat orang-orang bilang bahwa lo jelek, lo bodoh, lo sangat tidak berbakat, yeah saat mereka mengatakan hal-hal yang bisa membuat lo merasa buruk. You&#8217;ll feel it&#8217;s like something stronger than storm has hit you hard. Padahal hal yang lebih kuat dari badai itu, yang dimaksud gue itu, hanyalah kata.</p>
<p>Words.</p>
<p>Mereka hanyalah kata. But it&#8217;s like a bullet. Kecil tapi bisa membunuh orang. Kecil tapi bisa berakibat fatal.<span id="more-8780"></span></p>
<p>Ya, ternyata peribasa &#8220;Mulutmu, harimaumu.&#8221; Itu bener.</p>
<p>Walau lo yang sedang membaca ini gak pernah merasa buruk atau mungkin gak pernah diejek sama temen-temennya. But please it doesn&#8217;t mean you shouldn&#8217;t read this.</p>
<p>Just imagine. Imagine you&#8217;re walking on the sidewalk. Then people around you say &#8220;Eew, you&#8217;re ugly.&#8221;. Imagine lo sedang mengikuti suatu audisi (misal : audisi menyanyi) dan setelah lo menyanyi di hadapan juri, all they say is &#8220;Suara anda kurang enak. Saya rasa, anda tidak berbakat dalam bernyanyi.&#8221; Padahal singing is your passion at the time and that audition means a lot to you and it&#8217;s like the highest dream of yours to pass that audition.</p>
<p>Ya, walau kata-kata itu gak keluar dari hati, tapi it has the strength to hit people&#8217;s heart and make it stop beating.</p>
<p>Jadi, what I&#8217;m telling you is, be careful of what you say. Jangan asal ngomong. &#8217;cause every words has their own strength to kill a live.</p>
<p>Gue gak lebay. I&#8217;m telling a fact.</p>
<p>Kejadian-kejadian pem-bully-an di sekolah luar negeri yang biasanya ditayang di TV itu bukan karangan. Mereka bener-bener terjadi di dunia nyata. Temen gue yang bersekolah SMA di sana, he was bullied there. Dan pem-bully-annya lebih dari yang biasanya terjadi di Indonesia. Dia diejek, dia direndahkan. Ya, it&#8217;s like he&#8217;s braving thousand storms everyday he went to school.</p>
<p>Dan kalian semua lihat kan? Gak sedikit remaja bunuh diri hanya karena mereka dihina. Padahal hanya dihina. Gak percaya? Ask google. Hasilnya pasti more than a million teens have done suicide because of the bad words their friends said to them.</p>
<p>Walau semua itu terjadi di luar negeri, doesn&#8217;t mean it won&#8217;t happen in Indonesia. Gue tau orang Indonesia itu ramah. Tapi look! Globalisasi is happening here. Dan pastinya selalu ada kemungkinan hal semacam itu akan terjadi di Indonesia. Orang-orang Indonesia yang ramah bisa berubah jadi harimau buas akibat dari globalisasi.</p>
<p>So please, remember this, guys. Berhati-hatilah dalam bicara. Biasakan jangan menghina. Lo sendiri mau gak dihina? Oh pastinya enggak. So? Treat people the way you want them to treat you. Lo gak mau dihina? Enggak. Then jangan menghina.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/muthiahi/8780-words-can-kill/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemanakah Indonesia Akan Melangkah?</title>
		<link>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/kezhiabsirait/8775-kemanakah-indonesia-akan-melangkah/</link>
		<comments>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/kezhiabsirait/8775-kemanakah-indonesia-akan-melangkah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 18:02:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kezhiabsirait</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shout.indonesianyouthconference.org/?p=8775</guid>
		<description><![CDATA[Tepat pada tanggal 29 Maret 2012, sekitar jam 8 malam, saya melintasi wilayah Jakarta Pusat dan terjebak dalam sebuah kemacetan. Beberapa jam setelah itu, akhirnya saya pun mengetahui asal kemacetan itu adalah karena adanya sekumpulan orang yang sedang melakukan aksi unjuk rasa untuk menyalurkan suara hati mereka dan berharap mendapatkan sedikit perhatian dari para pemimpin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tepat pada tanggal 29 Maret 2012, sekitar jam 8 malam, saya melintasi wilayah Jakarta Pusat dan terjebak dalam sebuah kemacetan. Beberapa jam setelah itu, akhirnya saya pun mengetahui asal kemacetan itu adalah karena adanya sekumpulan orang yang sedang melakukan aksi unjuk rasa untuk menyalurkan suara hati mereka dan berharap mendapatkan sedikit perhatian dari para pemimpin negara kita, terutama kepada Presiden Republik Indonesia.</p>
<p>Beberapa pekan lalu, tentu kita semua mengalami kekuatiran dan gelisah akan gejolak yang sedang terjadi di negara tercinta kita, Indonesia. Perasaan takut akan terjadinya kejadian seperti 13 Mei 1998 mungkin ada dalam beberapa diantara kita, termasuk saya. Kita tentu telah mengetahui isu tentang kenaikan BBM yang menjadi berita hangat sehingga mengakibatkan beberapa perbedaan pandangan dan pendapat, baik dari kalangan masyarakat maupun pemerintah.<span id="more-8775"></span></p>
<p>Sebagian besar dari masyarakat tentu merasa sangat sulit untuk memahami dan terus bertanya-tanya dalam benaknya, &#8220;Apakah yang sebenarnya sedang terjadi di Negara Indonesia ini?&#8221;.</p>
<p>Keributan demi keributan sebagai aksi protes mereka pun terus terjadi, aksi kekerasan hingga melukai satu dengan yang lain pun turut menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Sungguh menyedihkan ketika saya mengingat kembali kondisi negara kita ini.</p>
<p>Secara pribadi, saya tentu merasa prihatin dengan kondisi yang terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini. Pemerintah yang seakan terlihat tidak terlalu peduli dengan keadaan masyarakat yang memiliki tingkat ekonomi rendah dan terus meributkan hal-hal yang memperkaya diri mereka sendiri. Hal tersebut dapat dilihat dengan semakin meningkatnya biaya untuk pendidikan dan meningkatnya angka korupsi di negara ini disertai dengan permainan politik yang semakin terlihat &#8220;bodoh&#8221; di depan masyarakat. Sandiwara dan skenario para pemimpin negara cukup membuat saya sangat prihatin karena membuat negara ini semakin terpuruk dan &#8220;terjajah&#8221;.</p>
<p>Isu kenaikan BBM yang terjadi beberapa pekan lalu memang telah menjadi puncak kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah. Tidak mengherankan bagi saya ketika melihat berbagai aksi unjuk rasa besar-besaran yang terjadi di beberapa kota besar yang ada di Indonesia. Namun, cukup disayangkan saat terjadi aksi kekerasan antara aparat dengan peserta unjuk rasa.</p>
<p>Aksi unjuk rasa yang berlangsung sekitar 1(satu) minggu tersebut cukup membuat beberapa kegiatan menjadi tersendat dan membuat rasa takut pada kalangan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Dimanakah peran pemerintah dan pemimpin negara untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Indonesia?&#8221;</p>
<p>Memang sepertinya kita tidak bisa mengandalkan apalagi hanya diam duduk menunggu perubahan yang dilakukan para pemimpin negara terhadap Indonesia. Kejadian kemarin membuat saya sadar dan terus berpikir bahwa kita&#8230;</p>
<p>&#8220;Jangan hanya menunggu sampai suatu perubahan itu datang kepada kita, melainkan mari memulai suatu perubahan dari diri sendiri.&#8221;</p>
<p>Apapun yang menjadi keputusan pemerintah tentu tidak bisa kita ganggu gugat, namun bukan berarti kita tidak bisa melakukan apa-apa. Tentu satu hal yang harus kita lakukan adalah berdoa agar negara ini tentu bisa memiliki pemimpin negara yang baik dan memiliki hati nurani.</p>
<p>Menyalurkan dan membela kepentingan rakyat tentu menjadi suatu hal yang sangat mulia tetapi mari kita selalu mengingat bagian penting kita sebagai penerus bangsa yang memiliki banyak kesempatan untuk melakukan banyak hal yang berguna bagi orang lain, mungkin melalui pendidikan ataupun seseorang yang dapat membuka banyak lapangan usaha bagi masyarakat, dan hal lain yang menjadi bidang kita masing-masing.</p>
<p>Mari bersama majukan bangsa dan negara tercinta ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/kezhiabsirait/8775-kemanakah-indonesia-akan-melangkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#SunshineProject: Exhibition Day!</title>
		<link>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/nengratna/8743-sunshineproject-exhibition-day/</link>
		<comments>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/nengratna/8743-sunshineproject-exhibition-day/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 00:40:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nengratna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shout.indonesianyouthconference.org/?p=8743</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya, saya juga menuliskan posting serupa di Shout IYC ini. Tulisan saya kali ini merupakan penutupan dari serangkaian acara yang dibuat oleh #SunshineProject AIESEC Universitas Diponegro&#8211; sebuah project untuk edukasi anak. Kegiatan sehari ini adalah &#8216;perayaan kecil&#8217; di mana masyarakat Semarang dapat turut serta berpartisipasidalam rangka menciptakan perubahan baru untuk Semarang. Nama Exhibition-Day, di mana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya, saya juga menuliskan posting serupa di Shout IYC ini. Tulisan saya kali ini merupakan penutupan dari serangkaian acara yang dibuat oleh #SunshineProject AIESEC Universitas Diponegro&#8211; sebuah project untuk edukasi anak.</p>
<p>Kegiatan sehari ini adalah &#8216;perayaan kecil&#8217; di mana masyarakat Semarang dapat turut serta berpartisipasidalam rangka menciptakan perubahan baru untuk Semarang. Nama Exhibition-Day, di mana teman-teman dari seluruh dunia (pelajar yang exchange ke Semarang) yang bergabung di project ini membuka stand-stand kultural untuk bisa berbagi cerita dengan para pengunjung. Di sana, kita bisa tempel-tempel stiker bendera di pipi, nyemil makanan dari negara luar, foto-foto, membuka wawasan, tukar kontak, mendapat perspektif baru, dan tentunya: practice English <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> <span id="more-8743"></span></p>
<p><img scr="http://1.bp.blogspot.com/-jLABqwkR0rE/T2CqFjdDUwI/AAAAAAAACYg/ea8Th37hcNI/s640/ed.jpg"/><br />
Libya, Columbia, India, China, Poland, Japan, Pakistan.</p>
<p>Ada juga kompetisi menggambar dan bernyanyi. Pesertanya bukan hanya anak yang beruntung, tapi juga anak-anak jalanan dan anak-anak panti asuhan yang kami ajar di #SunshineProject. Satu yang menyentuh: kita bisa melihat mereka masuk ke mall, di atas panggung, dan tampil di hadapan banyak orang. Saya juga pernah merasakannya waktu kecil. Ditepuktangani oleh banyak orang, utamanya oleh orang-orang yang kita nggap keren itu, luar biasa sekali rasanya&#8211;bukan hanya warga Semarang, tapi juga pelajar dari berbagai negara di dunia. Rasanya, ternyuh liat mereka bisa punya pengalaman yang menyenangkan selagi kecil. entu saja, ini merangsang minat mereka untuk mengembangkan diri. Saat besar nanti saya yakin mereka akan menjadi orang yang besar <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img scr="http://2.bp.blogspot.com/-DAaplSQeeIU/T2CrU4vjVqI/AAAAAAAACa8/MZy1Ka8kYwg/s400/C360_2012-03-11-13-44-50.jpg"/><br />
Bersama penari-penari lucu anak jalanan pasar Johar</p>
<p><img scr="http://4.bp.blogspot.com/-6a49CdVN7wk/T2DIDS7fgbI/AAAAAAAACa0/X4k4Yif30Vc/s400/C360_2012-03-11-12-00-38.jpg"/><br />
Suaranya keren-keren. Harus  lebih banyak diekspos, daripada nonton infotainment. *eh.. <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pengunjung hanya perlu membawa buku bekas sebagai tiket acaranya. Ini juga bagian dari #SunshineProject, di mana sebelumnya kami menaruh beberapa BOOKBOX di cafe-cafe; menerima kiriman buku layak baca yang sekiranya bisa digunakan adik-adik yang masih banyak keterbatasan untuk menjangkau buku yang -saya juga tau sebagai anak kuliahan- mahal. Saya sendiri masih suka ngandelin buku online biar murah meriah. *pentung*. Sampai sekarang, bukunya masih ditunggu loh! Ngga perlu buat ngirim ke alamat ini <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Atau, kalau ketemu saya bisa loh nitip langsung!</p>
<p><img scr="http://1.bp.blogspot.com/-R80cffs17vM/T2DLxDQRujI/AAAAAAAACbE/DM65k6cUmPU/s400/Untitled.jpg"/><br />
@ikr4m di stand pengumpul buku dan pembelian kaos</p>
<p><img scr="http://2.bp.blogspot.com/-UkaKRhcUyGk/T2Crlc4ZASI/AAAAAAAACZo/j7UC35g0wc8/s400/C360_2012-03-11-23-48-34.jpg"/><br />
Sebagian buku yang sudah dikumpulkan (375)</p>
<p>Bazar ini ditutup dengan <a href="http://ow.ly/i/vg3O/original">flashmob</a> oleh AIESEC-ers @AIESECUNDIP. Voila!</p>
<p>Rasanya&#8230;<br />
Baru ngerti deh, gini rasanya ngadain acara sosial. Pertama, untuk bazarnya, saya harus datang paling gasik dan paling malam, karena panitia nggak bisa bawa barang keluar sampai jam tutup mall; kedua, saya nggak dibayar dengan uang, tapi saya dibayar dengan pertemanan, pengalaman, cerita untuk dibagikan, pandangan dan itu semua adalah investasti; ketiga, otak kiri dan kanan saya jalan (apa cing maksudnya?); keempat, saya bisa melihat development orang lain. Sebagai salah satu panitia yang menggoordinasikan volunteer, saya bisa liat binar-binar mata anak-anak SMA, volunteers  unyu ini semangat banget ngumpulin buku sana-sini, ngajar, mengungkapkan pendapat dalam Bahasa Inggris (walaupun sebenernya yang tergabung di acara ini juga nggak pinter-pinter)</p>
<p>Kami hanya bekerja bertujuh officially untuk serangkaian acara #SunshineProject selama 3 bulan ke belakang, tapi akhirnya dibantu banyak banget orang. Terima kasih semua pihak terkait! Haru biru&#8230;</p>
<p>Tengs, IYC! Go #SMGobah! Let&#8217;s continue the #journey! Dearest Indonesian Youth, let&#8217;s hold your hands with appropriate people. Find them and make a change with them <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Together we can do so much!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/nengratna/8743-sunshineproject-exhibition-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Si Batang Mungil dan Para Remaja yang Tergila-Gila Padanya</title>
		<link>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/aninalk/8752-si-batang-mungil-dan-para-remaja-yang-tergila-gila-padanya/</link>
		<comments>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/aninalk/8752-si-batang-mungil-dan-para-remaja-yang-tergila-gila-padanya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 00:30:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anindita Alkarisya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shout.indonesianyouthconference.org/?p=8752</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai remaja yang sedang proses menuju kedewasaan, gue sedang berada dalam sebuah fase yang gue sebut dengan ‘pengamatan lingkungan sekitar’. Yaitu suatu masa di mana gue senang memperhatikan apa yang orang lain kerjakan, perbincangkan, juga praktikkan. Ternyata, fase ini membuat gue tercengang oleh hal yang belum pernah gue dengar sebelumnya. Remaja dan rokok misalnya. Sejak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai remaja yang sedang proses menuju kedewasaan, gue sedang berada dalam sebuah fase yang gue sebut dengan ‘pengamatan lingkungan sekitar’. Yaitu suatu masa di mana gue senang memperhatikan apa yang orang lain kerjakan, perbincangkan, juga praktikkan. Ternyata, fase ini membuat gue tercengang oleh hal yang belum pernah gue dengar sebelumnya.</p>
<p>Remaja dan rokok misalnya. Sejak kecil, pikiran gue terdoktrin oleh pikiran bahwa rokok merupakan suatu hal yang tabu untuk dihisap oleh pelajar. Dan ya, sampai sekarang gue pun masih terdoktrin oleh pikiran ini.<span id="more-8752"></span></p>
<p>Hal inilah yang membuat gue menaikkan alis ketika tahu bahwa banyak banget remaja seumuran gue yang pandai menghisap rokok. Bahkan, beberapa di antaranya merupakan perokok berat yang dapat menghabiskan berbungkus-bungkus rokok setiap harinya. Dan yang bikin gue lebih-lebih kaget lagi adalah, ada lho anak kecil umur lima tahun yang udah ketagihan menghisap rokok. Alamak.</p>
<p>Okay sekarang, yang menjadi permasalahan adalah, gimana sih ide-ide merokok tersebut terbesit pada pikiran mereka? Bagaimana nasib paru-paru mereka di masa yang akan datang ya kalau mereka terus menerus menghisap rokok? Sejauh yang gue tau nih, rokok mengandung 4000 jenis bahan kimia berbahaya dan pastinya akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Tidakkah mereka takut?</p>
<p>Karena penasaran, gue pun mengintrogasi teman gue yang memang seorang perokok. Ia mengaku bahwa ia sudah merokok sejak kelas 6 SD. Ketika itu ia dan teman-temannya penasaran akan rasa dari si batang mungil berasap ini. Oleh karena itu, ia dan teman-temannya memberanikan diri untuk mencicipinya. Dan benar saja, setelah mencicipi, ia pun ketagihan.</p>
<p>Ehm, kira-kira di mana ya akar permasalahannya?</p>
<p>Kalo menurut pendapat gue, akar dari permasalahan ini adalah rasa penasaran dalam dirinya. Rasa penasaran itu ga akan timbul kalau mereka ga terbawa dari lingkungan sehari-harinya. Hmm mungkin beberapa faktor ini penyebabnya?</p>
<ol>
<li><strong>Faktor keluarga</strong>. Seorang anak pasti akan penasaran ketika melihat ayah atau ibu atau kakaknya merokok. Mereka pasti akan bertanya-tanya bagaimana rasa dari rokok tersebut. Dan kalau rasa penasarannya belum hilang, dicobain deh si mungil ini.</li>
<li><strong>Faktor teman</strong>. Apabila seorang anak salah memilih teman bergaul, mereka pasti akan terhasut untuk mencicipi rokok dan lain-lainnya. Teman-teman gaulnya bisa saja mengucilkan dirinya hanya karena ga mau ikutan merokok.</li>
<li><strong>Faktor iklan</strong>. Seorang konsumen dapat tertarik sama sebuah produk kalau iklannya juga menarik, kan? Yep, itu yang gue tangkep. Iklan-iklan rokok yang beredar itu&#8230;..jujur aja, menarik dan bikin penasaran. Meskipun sama sekali ga menunjukkan tanda-tanda bahwa produk yang mereka jual itu rokok, karena tertarik sama iklannya, anak akan bertanya-tanya, “apa sih yang mereka jual? Bagaimana sih rasanya?”. Nah, setelah dicobain, jadi ketagihan deh.</li>
</ol>
<p>Merokok untuk remaja? Kayaknya ga usah dulu deh. Sayang kan kesehatan kita kalo dari muda udah merokok <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Eits by the way, selain merusak diri sendiri, ada lagi loh yang menderita karena asap rokok. Perokok pasif misalnya. Pasti kenal kan dengan istilah itu? Perokok pasif itu adalah orang-orang yang ga merokok, tapi ikut menghirup asap rokok yang dihasilkan oleh perokok aktif yang ada di sekitarnya. Kasihan kan kalau si perokok pasif ini harus ikutan menanggung bahaya yang ditimbulkan dari si perokok aktif?</p>
<p>Anyway, banyak banget kegiatan positif yang bisa kita lakukan di umur belia ini. Daripada merokok, lebih baik kita isi waktu luang kita dengan mendalami hobi kita! Misalnya olahraga, musik, menulis, menggambar, dan lain-lain. Jauhi kegiatan yang ngga berguna buat masa depan! Dan yang terpenting, jangan mau dewasa sebelum waktunya karena kita bakalan merindukan masa-masa remaja :p</p>
<p>Salam hangat remaja Indonesia! <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/aninalk/8752-si-batang-mungil-dan-para-remaja-yang-tergila-gila-padanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Esai tentang kebijakan BBM</title>
		<link>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/novadapurwadi/8758-esai-tentang-kebijakan-bbm/</link>
		<comments>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/novadapurwadi/8758-esai-tentang-kebijakan-bbm/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 13:52:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novadapurwadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shout.indonesianyouthconference.org/?p=8758</guid>
		<description><![CDATA[Hidup Rakyat Indonesia! Sebuah tulisan dari saya mengenai kebijakan SBY tentang kenaikan BBM. Saya merasa bahwa kebijakan ini sangatlah tidak pro rakyat dikarenakan banyak sekali kenaikan harga bahan pokok yang makin tidak terjangkau oleh masyarakat kelas menengah kebawah yang memiliki pekerjaan tetap maupun tidak tetap (selain mengemis dikarenakan pekerjaan mengemis untungnya besar sekali dibandingkan supir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup Rakyat Indonesia!</p>
<p>Sebuah tulisan dari saya mengenai kebijakan SBY tentang kenaikan BBM.</p>
<p>Saya merasa bahwa kebijakan ini sangatlah tidak pro rakyat dikarenakan banyak sekali kenaikan harga bahan pokok yang makin tidak terjangkau oleh masyarakat kelas menengah kebawah yang memiliki pekerjaan tetap maupun tidak tetap (selain mengemis dikarenakan pekerjaan mengemis untungnya besar sekali dibandingkan supir angkot atau tukang becak sekalipun).<span id="more-8758"></span></p>
<p>Ketika saya tadi berbincang dengan seorang supir angkot,beberapa penumpang yang notabene orang orang yang kurang mampu pun ikut nimbrung dikarenakan topik BBM ini masih sangat menarik dalam masyarakat.</p>
<p>Supir angkot menilai,dia tidak akan terlalu rugi dikarenakan tarif angkot pasti ikut naik. Namun, lebih ruginya itu ketika orang makin jarang naik angkot dikarenakan tarif angkot lebih mahal dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi. Jadi,kesimpulannya supir angkot tersebut pasrah,namun masih berpikir ulang ketika diingatkan tentang kenaikan harga barang-barang pokok secara keseluruhan. Sedangkan menurut orang-orang lain,mereka makin kesusahan. Penjual nasi goreng pun merasa harga bakal jauh naik dikarenakan tidak hanya beras saja yang naik pasti sayur mayur dan lain-lain juga.</p>
<p>Kehidupan masyarakat makin sulit setelah kebijakan ini.</p>
<p>Entah SBY melakukan hal ini sebagai pengalihan isu nazarudin atau apalah,namun beliau mempertaruhkan kesejahteraan jutaan masyarakat Indonesia.</p>
<p>Menurut saya,kebijakan ini sebaiknya tidak dilakukan,karena banyak sekali masyarakat pekerja yang berpendapatan tidak tinggi makin kesulitan dalam menggapai kebutuhan hidupnya.</p>
<p>Kebijakan BLT yang ditambah,menurut saya tidak ikut membantu dalam kehidupan masyarakat Indonesia dikarenakan hanya memberi uang tunai dan tidak tahu uang tunai itu akan diapakan,apakah untuk usaha atau hanya dibelikan barang2 untuk kepuasan sesaat. Hal itu hanya menambah kemanjaan masyarakat saja, harusnya digunakan untuk kebijakan ekonomi yang dapat membuka lapangan pekerjaan baru,sehingga mereka dapat mendapatkan bantuan untuk menjalankan usaha pekerjaan.</p>
<p>Selain itu banyaknya penyelewengan yaitu orang yang mampu mendapatkan uang dari BLT ini.</p>
<p>Menurut saya,jika kita sama-sama tidak setuju dengan adanya kebijakan BBM ini,dimohon untuk melupakan golongan atau perasaan skeptis dengan golongan lain atau ketakutan adanya tendensi politik dari golongan lain selama kita ini memiliki tujuan untuk rakyat Indonesia dan jangan terlalu banyak memvonis golongan lain tidak memiliki tujuan yang baik dikarenakan itulah salah 1 halangan bangsa Indonesia untuk bersatu dikarenakan perasaan skeptis kepada golongan lain yang NOTABENE ORANG INDONESIA SENDIRI.</p>
<p>Jika kita berjuang demi kebaikan,efektifnya,berjuanglah dengan barisan yang terorganisir,tidak melihat golongan manapun,ataupun tujuan apapun. lihatlah efektifitas demo taun 98 dimana banyak sekali golongan mahasiswa ataupun organisasi masyarakat yang bersama berusaha menjatuhkan rezim yang dirasa korup oleh masyarakat. Jika Bangsa Indonesia masih memikirkan tentang golongan atau kedaerahan,kapan bersatunya?</p>
<blockquote><p>QS. As Shaff(61) : 4 &#8220;Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur. Maka mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun dengan kokoh&#8221;</p>
<p>“I dream of the realization of the unity of Africa, whereby its leaders combine in their efforts to solve the problems of this continent. I dream of our vast deserts, of our forests, of all our great wildernesses.”</p></blockquote>
<p>Nelson Mandela pernah mengatakan hal demikian,mengapa kita,orang Indonesia tidak berusaha mewujudkannya untuk Indonesia? Toh ada sila ketiga pancasila,Persatuan Indonesia. Mudah-mudahan tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.</p>
<p>Terima kasih atas keluangan waktunya untuk membaca tulisan ini.</p>
<p>Jika saya ada salah kata atau ada sesuatu yang tidak menyenangkan dari tulisan ini,saya mohon maaf.</p>
<p>Kritik dan saran selalu diterima dengan senang hati dari pembaca sekalian, atau tanggapan setuju maupun tidak setuju.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/novadapurwadi/8758-esai-tentang-kebijakan-bbm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bullying dan Pemanfaatan Senioritas</title>
		<link>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/nadjatazkiya/8756-bullying-dan-pemanfaatan-senioritas/</link>
		<comments>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/nadjatazkiya/8756-bullying-dan-pemanfaatan-senioritas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2012 10:55:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nadja Tazkiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shout.indonesianyouthconference.org/?p=8756</guid>
		<description><![CDATA[Bullying dan pemanfaatan senioritas itu adalah hal yang masih sering banget kita temukan di Indonesia atau mungkin dianggap biasa dan lumrah. Umumnya, di sekolah-sekolah yang sudah lama berdiri banyak terjadi bullying karena memang itu tradisi turun temurun dari kakak kelas sebelumnya dan pada akhirnya nggak bisa diubah. Mungkin banyak orang beranggapan, jadi kakak kelas atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bullying dan pemanfaatan senioritas itu adalah hal yang masih sering banget kita temukan di Indonesia atau mungkin dianggap biasa dan lumrah. Umumnya, di sekolah-sekolah yang sudah lama berdiri banyak terjadi bullying karena memang itu tradisi turun temurun dari kakak kelas sebelumnya dan pada akhirnya nggak bisa diubah.</p>
<p>Mungkin banyak orang beranggapan, jadi kakak kelas atau senior itu harus galak, harus kejam, dan sangar. Tapi sebenarnya, nggak gitu. Seorang kakak harus bisa jadi contoh yang baik buat adiknya. Begitu pula seorang senior. Senior atau kakak kelas yang baik bukanlah yang ditakuti oleh adiknya, tapi yang bisa memberi contoh baik pada adiknya. Seorang senior, harus bisa dekat dan berhubungan baik dengan adik kelasnya. Kalau pun ada masalah, ya harus bisa dibicarakan baik-baik.<span id="more-8756"></span></p>
<p>Bullying atau pemanfaatan senioritas sering sekali terjadi dan caranya sepertinya semakin mudah. Sekarang, dengan adanya soc-med, bbm, dan lainnya, orang akan lebih mudah mem-bully. Senior jaman sekarang, kalo ada masalah dikit mainnya labrak dan keroyokan supaya adik kelasnya takut. Tapi, ditakuti adik kelas nggak bikin orang kelihatan berwibawa atau berkuasa. Itu malah memperlihatkan kalau orang itu nggak bisa menunjukan wibawa dan kekuasaannya.</p>
<p>Coba deh, mulai dari sekarang, ubah tradisi yang ada disekolah kamu sedikit-sedikit. Berhenti membully dan memanfaatkan senioritas atau jabatan sebagai “kakak OSIS” yang kamu miliki. Kita memang nggak akan bisa merubah tradisi yang sudah ada bertahun-tahun. Tapi kita bisa menjadi orang yang memulai perubahan itu sedikit demi sedikit. Karena kalau bukan kita yang bergerak, belum tentu ada orang lain yang mau. Kamu mau ngelihat adik kelas kamu jadi korban berikutnya? Mau ngelihat mereka ngerasain apa yang pernah kita alami? Enggak kan? Makanya, kita harus mulai dari sekarang. Stop bullying!</p>
<p>(Tulisan ini sudah pernah dimuat di blog pribadi saya)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/nadjatazkiya/8756-bullying-dan-pemanfaatan-senioritas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makna Nasionalisme</title>
		<link>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/anindya-roswita/8754-makna-nasionalisme/</link>
		<comments>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/anindya-roswita/8754-makna-nasionalisme/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Mar 2012 13:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anindya roswita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shout.indonesianyouthconference.org/?p=8754</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari percakapan antara aku dan temanku pagi ini. Pagi itu, saya-seperti biasa, dengan headset dan mendengarkan musik dari handphone, Adele-Rolling in the Deep. Tiba-tiba, teman saya yang duduk tepat di sebelah saya, memulai pembicaraan. &#8220;Ah, lagunya barat semua! Nggak nasionalis nih!&#8221; Diikuti seruan teman-teman yang lain, tanda menyetujui. Saya terdiam. Diam untuk berpikir sebenarnya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berawal dari percakapan antara aku dan temanku pagi ini. Pagi itu, saya-seperti biasa, dengan headset dan mendengarkan musik dari handphone, Adele-Rolling in the Deep. Tiba-tiba, teman saya yang duduk tepat di sebelah saya, memulai pembicaraan. &#8220;Ah, lagunya barat semua! Nggak nasionalis nih!&#8221; Diikuti seruan teman-teman yang lain, tanda menyetujui.</p>
<p>Saya terdiam. Diam untuk berpikir sebenarnya. Juga ada perasaan kaget saat mendengar mereka bilang saya adalah orang yang tidak nasionalis dari lagu yang saya dengarkan. Sebenarnya ini bukan kali pertama saya mendengar kata-kata bahwa saya tidak nasionalis. Sebelumnya, saat sepupu saya menelpon, kami memang sering menggunakan bahasa asing saat berbicara, setelah selesai menelpon, teman yang mendengar juga berkata saya bukan orang yang nasionalis.<span id="more-8754"></span></p>
<p>Yang saya ingin ungkapkan adalah, bukan tentang berapa kali mereka bilang saya tidak nasionalis, atau saya ingin sekali dibilang nasionalis. Tetapi, seberapa dangkalnya nasionalis melalui persepsi mereka.Nasionalisme sendiri berarti kesadaran dan semangat cinta tanah air; memiliki kebanggaan sebagai bangsa, atau memelihara kehormatan bangsa; memiliki rasa solidaritas terhadap musibah dan kekurangberuntungan. Dan hal ini tidak hanya didasarkan oleh bahasa apa yang kita gunakan.</p>
<p>Beda lagi kalau kita berbicara Chauvinisme yang berarti rasa cinta tanah air yang berlebihan dengan mengagungkan bangsa sendiri dan merendahkan bangsa lain.</p>
<p>Justru, perilaku yang dilakukan salah satu teman diatas hanya akan membuat pemuda tidak berkembang.</p>
<p>Contoh riilnya, Bapak Presiden berbicara dalam pertemuan yang dihadiri oleh negara anggota ASEAN, beliau menggunakan bahasa inggris dalam pidatonya yang menceritakan tentang kekayaan alam Indonesia. Bisakah kita bilang beliau tidak nasionalis?</p>
<p>Nasionalisme tidak lah sesempit itu, teman-teman. Nasionalis adalah seberapa besar kamu menncintai negaramu. Nasionalisme tidak membuatmu menjadi statis. Nasionalisme tidak berarti melarangmu menggunakan bahasa asing. Nasionalisme berarti kamu mendedikasikan dirimu untuk pembangunan negerimu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/anindya-roswita/8754-makna-nasionalisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Orang gila aja bisa&#8230;.</title>
		<link>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/gustaafwalangitang/8745-orang-gila-aja-bisa/</link>
		<comments>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/gustaafwalangitang/8745-orang-gila-aja-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Mar 2012 17:14:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gustaafwalangitang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shout.indonesianyouthconference.org/?p=8745</guid>
		<description><![CDATA[Sadar atau tidak sadar, orang yang memiliki dampak terbesar dengan keberadaanya saat ini adalah &#8220;orang gila&#8221;.. Tanpa perlu bertingkah banyak dan bersuara pun, &#8220;orang gila&#8221; yang berada ditengah kerumunan orang sudah mampu memberikan dampak dan efek bagi orang-orang disekitarnya, tanpa bersuara dan bertingkah, kadang hanya duduk atau berjalan.. Kenapa mereka bisa seperti itu?? Karena mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sadar atau tidak sadar, orang yang memiliki dampak terbesar dengan keberadaanya saat ini adalah &#8220;orang gila&#8221;..</p>
<p>Tanpa perlu bertingkah banyak dan bersuara pun, &#8220;orang gila&#8221; yang berada ditengah kerumunan orang sudah mampu memberikan dampak dan efek bagi orang-orang disekitarnya, tanpa bersuara dan bertingkah, kadang hanya duduk atau berjalan..<span id="more-8745"></span></p>
<p>Kenapa mereka bisa seperti itu?? Karena mereka memiliki perbedaan dengan orang-orang disekitarnya, mereka <strong>berbeda</strong> dari orang kebanyakan..</p>
<p>Mana yang lebih berdampak, pencopetkah, premankah, atau orang gila?? Jawabannya adalah orang gila. Kenapa?? Karena, preman baru bisa dibilang preman ketika mereka melakukan tindakan premanisme, pencopet ketika mereka mencopet. Sebelumnya, mereka sama dengan orang biasa. Tapi orang gila sudah menjadi dampak ketika mereka muncul dihadapan anda, tanpa melakukan apapun..</p>
<p>Tuhan menciptakan kita dengan keunikan dan kelebihan-kekurangan masing-masing. Jika kamu mampu mengenali dirimu dengan baik dan benar, kamu akan menemukan dirimu memiliki talenta, potensi yang berbeda dengan orang lain. Dan kamu akan mampu menggunakanya utnuk membuat suatu perubahan dengan menjadi dampak dari talenta yang kamu miliki.</p>
<p>Jadi, jika kita ingin memilikii dampak yang besar dan pengaruh yang besar, <strong>jadilah orang yang berani berbeda dengan orang lain, jadilah orang yang mau berbeda dengan dunia ini</strong>. Orang-orang yang memiliki, membawa, serta mampu menyikapi perbedaanlah yang dapat memberikan dampak pada orang-orang sekitarnya.. Kita tidak harus menjadi orang gila untuk menjadi dampak, tetapi jadilah seperti &#8220;orang gila&#8221; yang membawa perbedaan sendiri..</p>
<p><strong><strong>Orang gila aja bisa, apa lagi kita yang berilmu dan berpengetahuan</strong></strong></p>
<p><em>God bless Indonesia</em>!! Tuhan memberkati anak muda Indonesia!! <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/gustaafwalangitang/8745-orang-gila-aja-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analogi Motivasi-Nasehat dan Makan</title>
		<link>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/dewiariesi/8730-analogi-motivasi-nasehat-dan-makan/</link>
		<comments>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/dewiariesi/8730-analogi-motivasi-nasehat-dan-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2012 21:54:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewiariesi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shout.indonesianyouthconference.org/?p=8730</guid>
		<description><![CDATA[Kata motivasi dan nasehat tentu sudah sangat familiar terdengar oleh kita. Bahkan tak jarang kita menyebutnya dalam daily conversation. Based on mine, motivasi adalah suatu dorongan untuk melakukan sesuatu baik yang muncul dari dalam diri sendiri maupun dari pihak luar. Nasehat adalah semacam masukan, saran, introspeksi yang diberikan orang lain untuk kita. Keduanya -motivasi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kata motivasi dan nasehat tentu sudah sangat familiar terdengar oleh kita. Bahkan tak jarang kita menyebutnya dalam daily conversation. Based on mine, motivasi adalah suatu dorongan untuk melakukan sesuatu baik yang muncul dari dalam diri sendiri maupun dari pihak luar. Nasehat adalah semacam masukan, saran, introspeksi yang diberikan orang lain untuk kita. Keduanya -motivasi dan nasehat memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadikan diri kita lebih baik lagi.</p>
<p>Pasti pernah dong merasakan yang namanya letih menjalani aktivitas. Apalagi kalau udah high effort tapi hasilnya di luar ekspektasi. Atau udah deadly &#8216;berlari&#8217; tapi nggak &#8216;nyampe-nyampe&#8217;. Pada kondisi seperti inilah biasanya motivasi dan nasehat berperan penting.<span id="more-8730"></span></p>
<p>Ketika kita letih, kita butuh suplemen biar semangat lagi.</p>
<p>I want to try to assosiate them, between motivation-advice and eat</p>
<p>Kita -manusia, of course, mostly memiliki kebiasaan makan tiga kali sehari, bisa kurang dari itu (paling ga dalam satu hari pasti makan kan <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> ) atau bahkan lebih. Terus apa jadinya kalau kita nggak makan? atau makan tapi kurang dari kebutuhan kita? Kita pasti nggak akan punya tenaga, lemas, sakit maag, bahkan is death. Sebanyak apapun kita makan pagi, pasti siangnya udah lapar lagi. Intinya, kita harus memperbarui/keep updating asupan makanan kita biar sehat dan tetap bertenaga. Apa alasan (modus) kita makan? Bisa karena lapar, lagi pengen, diberi orang lain, disuruh dan lain-lain.</p>
<p>Analoginya dengan motivasi dan nasehat adalah kita pun harus memperbarui motivasi dan nasehat untuk diri kita. Karena adakalanya kita merasa down, nggak mudah untuk up lagi kalau nggak disertai modus tertentu yang melatarbelakanginya. Jangan kira antara semangat dan putus asa itu jarangnya lama dan awet. Bahkan jarak antara up dan down bisa berlangsung dalam hitungan jam. Kenapa bisa begitu? Karena pengalaman. Karena ada hal-hal tak terduga yang kita lalui dalam keseharian kita.</p>
<p>Got the point?</p>
<p>Selain membutuhkan asupan makanan secara terus menerus, kita juga membutuhkan motivasi dan nasehat secara berkala; untuk introspeksi dan memperbarui semangat supaya bisa survive ?menjalani hari-hari ke depan.</p>
<p>Dengan apa kita mendapatkannya? Banyak. Bisa karena pengalaman masa lalu, visi tertentu, secara sukarela dari orang lain dan bisa juga kita memintanya sendiri. Jangan pernah gengsi meminta nasehat dari orang lain karena kita cumalah manusia lemah tapi sok hebat yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain kalau kita terlalu jauh keluar dari jalur.</p>
<p>So, apa motivasimu udah kamu beri sarapan pagi ini? <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/dewiariesi/8730-analogi-motivasi-nasehat-dan-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemuda Dunia dan Pendidikan di Semarang</title>
		<link>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/nengratna/8726-pemuda-dunia-dan-pendidikan-di-semarang/</link>
		<comments>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/nengratna/8726-pemuda-dunia-dan-pendidikan-di-semarang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Feb 2012 17:25:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nengratna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shout.indonesianyouthconference.org/?p=8726</guid>
		<description><![CDATA[Melingkup kampus, November kemarin saya bergabung dengan unit @AIESECUNDIP. Bentuk organisasinya internasional dan ada di 6 kota di Indonesia, di sini, saya punya kesempatan untuk berbagi dengan pemuda/i dari berbagai negara untuk melahirkan perubahan-perubahan baru di masyarakat. Di Semarang khususnya&#8211;kota di mana saya tidak dilahirkan di sana, haha.. Memerhati Menyoal pendidikan, Indonesia seringkali menganaktirikan bagian. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melingkup kampus, November kemarin saya bergabung dengan unit @AIESECUNDIP. Bentuk organisasinya internasional dan ada di 6 kota di Indonesia, di sini, saya punya kesempatan untuk berbagi dengan pemuda/i dari berbagai negara untuk melahirkan perubahan-perubahan baru di masyarakat. Di Semarang khususnya&#8211;kota di mana saya tidak dilahirkan di sana, haha..<span id="more-8726"></span></p>
<h3>Memerhati</h3>
<p>Menyoal pendidikan, Indonesia seringkali menganaktirikan bagian. Padahal kita sepakat bahwa pendidikan adalah isu yang sama kalah krusial dengan perut *catat, higlight, copot kertasnya, tempel meja belajar*. Tapi nggak semua orang tahu dan merasa perlu tahu, atau berlalu saat tau. Boleh jadi pendidikan kita pula yang tidak menyentuh cara berpikir kita, bahwa kemajuan itu terjadi ketika disparitas atau perbedaan itu tipis adanya. Untuk itulah, kami mengajak orang-orang untuk berbagi; membuka wawasan anak muda tentang dunia internasional dan mencoba melihat lebih luas: bagaiamana kerennya pendidikan di luar negara kita dan apa yang bisa kita lakukan bagi teman-teman yang kurang beruntung di panti asuhan dan juga anak-anak jalanan.</p>
<h3>Berusul, Berkumpul</h3>
<p>Di AIESEC, seorang pemimpin akan berpikir pertama kali dan berusul, lalu dibukalah aplikasi bagi yang ingin turut bergabung dalam pemikirannya yang masih bayi itu. Bukan mudah, kami melalui seleksi untuk bisa bergabung. Lalu, setelah wawancara dan mengisi formulir &#8220;rahasia&#8221;, akhirnya saya bisa bergabung dengan mereka. Saya merasa beruntung karena bisa menemukan mereka yang selalu berantusiasme tingi, bekerja dengan sepenuh hati dan mau berlelah ria dengan rencana besar ini: @destriaaryani @cndrahma @ayuuswa @unieknot @fathur_uun.</p>
<p><img src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/388009_2509407093210_1194067598_32313797_746836833_n.jpg" alt="Sunshine Organizing Committee" /></p>
<p>Kami berkumpul dan berdiskusi panjang, menetapkan cita-cita dan menyelaraskan gerakan, juga menyusun rencana-rencana kecil bersama hingga akhirnya menyusun konsep-konsep acara. Namanya Sunshine bertagar #SunshineProject; mengambil filosofi bahwa anak Indonesia di hari ini adalah mereka yang menerangi Indonesia di masa depan <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berlanjut dengan menjaring.. Kami akhirnya menemukan teman-teman lainnya. Melakukan brainstoming dengan Skype dan mengundang mereka untuk datang ke Indonesia: dari Polandia, Russia, Columbia, India, Taiwan, Jerman, Brazil dan Pakistan ditambah relawan (@liauli @theretere @iqhr4m @Meryiyi @ronacita @muhammadavid @nseptihandini @nedianasa @wulanwiwau @putitaputi @syambara @HandokoLiliek @amaliyow @hestilarasaty @aizpakezed @elmonita) anak SMA dan kuliah yang sama sekali nggak gabung di AIESEC, tapi juga peka, turun tangan di gerakan sosial ini.</p>
<p><img src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/401335_2735516860030_1020585239_32248472_129442661_n.jpg" alt="Rapat" /></p>
<p>Lalu rapat, dalam Bahasa Inggris tentunya. Tapi karena kami semua tidak berbahasa ibu Bahasa Inggris, kami biasa menggunakan bahasa baru&#8211;sejenis bahasa tubuh dan bahasa tunjuk-kamus. Haha <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Bergerak, Bersuara</h3>
<p>Dan&#8230;. bagaimana kalau kita membuat pemikiran dan rapat itu menjadi kenyataan? Akhirnya semua bisa terjadi melalui tangan-tangan yang mau berbagi dan mengaksikan <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Sebulan ini, saya yang belum mafhum dengan Semarang ini, akhirnya jeng-jeng ke SMA 1, 2, 3, 5 Semarang dan SMP 2 Semarang untuk melakukan road-show. Yea!!</p>
<p><img src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/395355_320691821316536_167258149993238_1065979_1945958076_n.jpg" alt="Games" /><br />
Diawali dan diakhiri dengan games! <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/401053_334121229973595_167258149993238_1100896_685536501_n.jpg" alt="Mengajar" /><br />
Nadine dari Jerman. Seringkali dipanggil Barbie. Menjadi fasilitator di SMA 1. Dalam learning-circle ini ia menjelaskan tentang pendidikan di Jerman yang herates dari SD sampai SMA dan apa bedanya dengan pendidikan di Indonesia.</p>
<p><img src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/430838_320691731316545_167258149993238_1065978_1637374964_n.jpg" alt="Ilya" /><br />
Iliya dari Russia. Ganteng dan Menyenangkan. Bercerita tentang pendidikan di Russia yang &#8220;merobotkan manusia&#8221; katanya <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/402096_1921715738447_1708680252_961426_1721779161_n.jpg" alt="SMP 2" /><br />
Berfoto dengan guru-guru SMPN 2 Semarang.</p>
<p>Dalam road-show ini, kami membuat perkenalan tentang 13 sahabat kami dari luar negeri yang go ex-change ke sini dengan misi menciptakan untuk pendidikan yang lebih baik di Semarang. Mereka menanamkan nilai-nilai berbagi dalam pendidikan dan apa yang bisa dilakukan oleh anak muda untuk pendidikan.</p>
<p>Dan inilah bagaimana cara AIESEC menyelesaikan misi: walk the talk. Kami pergi mengajar ke panti asuhan dan tempat anak jalanan, dua kali seminggu.</p>
<p><img src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/430303_334133079972410_167258149993238_1100947_2058907551_n.jpg" alt="Beautiful Sunset" /><br />
Nari-nari India <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/408141_334115413307510_167258149993238_1100844_1704351785_n.jpg" alt="Beautiful Sunset" /><br />
Pergi ngajar waktu banjir</p>
<p><img src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/431599_334118519973866_167258149993238_1100880_233177117_n.jpg" alt="" /><br />
Ngajar Bahasa Inggris sama Amand dan Sidhant. Mereka dari India.</p>
<p><img src="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/404474_334123703306681_167258149993238_1100924_967294355_n.jpg" alt="Cerita" /><br />
Mendengarkan cerita mbak @andhinisimeon dari @IDceritaSMG</p>
<p><img src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/404335_334116873307364_167258149993238_1100861_345150179_n.jpg" alt="Bernyanyi" /><br />
Bernyanyi bersama <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Kyaa!!</p>
<p><img src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/424446_334129043306147_167258149993238_1100933_360016159_n.jpg" alt="Lampion Terbang" /><br />
Mau nerbangin lampion-terbang ke langit. Bikinnya diajarin sama Jhonny Cang (dia dari Taiwan). Di lampionnya, anak-anak itu bisa gambar macem-macem termasuk menuliskan harapan-harapan mereka di masa depan.</p>
<p><img src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/417341_320690687983316_167258149993238_1065971_2098975769_n.jpg" alt="Bermain Bersama" /></p>
<p>Dan karena kami membutuhkan dana lebih, selain mencari sponsor, kami juga melakukan fund-raising ke jalanan sambil mengedukasi masyarakat sekitar tentang pendidikan. Atau sekadar mengingatkan, di luar mata mereka yang sering kali mencela pendidikan, di sini juga ada orang-orang asing yang bahkan belum mengenal Indonesia, mau berbagi dengan masyarakat kita. Ini juga sekadar buki bahwa walaupun kami bekerja dengan orang asing, bukan berarti kami hidup lebih mahal, justru mereka membantu kami untuk mengingatkan hakikat kita sebagai anak muda: kita tidak punya uang, tapi punya tenaga, kita bisa juga biasa menciptakan perubahan.</p>
<p><img src="http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/429503_334123573306694_167258149993238_1100923_835178662_n.jpg" alt="Fundraising" /></p>
<p><img src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/407004_334123309973387_167258149993238_1100919_1065602531_n.jpg" alt="Fundraising 2" /></p>
<p>Sekarang, kami sedang membuka kesempatan bagi mereka yang ingin menjadi volunteer/relawan, karena pada tanggal 11 Maret, kami merencanakan hari-pameran atau &#8220;Exhibition Day&#8221;, di mana teman-teman kami dari berbagai negara di dunia itu akan membuka stand kultural tentang negara mereka dan siapa saja, bisa berinteraksi dengan mereka untuk membuka insight dan berbagi tentang banyak hal! Kita bisa melihat penampilan dari anak-anak Semarang yang berbakat <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Siapa saja boleh menjadi relawan dan datang ke sana hanya dengan membawa buku untuk mendukung pembukaan perpustakaan baru di sana.</p>
<p>__</p>
<p>Ratna Hartiningtyas,<br />
Artikel ini juga saya terbitkan di blog personal saya, nengratna.com <img src='http://shout.indonesianyouthconference.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shout.indonesianyouthconference.org/article/nengratna/8726-pemuda-dunia-dan-pendidikan-di-semarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

